Bismillahirrohmaanirrohiim…
Alhamdulillah, semangat berbisnis saya mulai tumbuh lagi sejak kemarin. Setelah ‘mendekam’ selama setahun di kamar tanpa melakukan ‘apapun’, kini saya coba menggerakkan kembali kaki, tangan, dan otak. Ya, KERJA! MENCARI DUIT! BIAR KAYA! Kaya ibadah, kaya amal, kaya hati, dan kaya harta. Aamiin …
. . . . . . . . . . Berpikir dan terus menimbang … Kira-kira bisnis apa yang cocok buat saya, ya? Tentu saja yang dana awalnya minim, atau kalau bisa … NOL, sebab saat ini keuangan saya sedang minim. Pinjam modal ke orang tua atau ke adik tercinta? TIDAK! Mungkin sebaiknya tidak dulu melibatkan keluarga. Saya ingin MANDIRI. Saya akan meminjam ke … siapa, ya??? Adakah pembaca yang bersedia meminjamkannya tanpa bunga? Atau bersedia memberi dengan ikhlas hati? *sangat berharap*
. . . . . . . . . . Menelusuri lagi beberapa hobi yang saya sukai: duduk manis di depan komputer, membaca, mengoleksi buku, membuat kerajinan tangan, dan membuat desain (grafis, arsitektur). Kerajinan tangan dan desain sepertinya memberi peluang bagi saya menciptakan suatu produk dan memasarkannya. Hanya saja, butuh tenaga dan pemikiran ekstra untuk melakukannya, sebab hal itu saya lakukan sendiri … ya, SENDIRI … tidak/belum ada yang membantu (kasihan, ya?). Mau join sama teman … ah, sepertinya ribet. Asyik kalau sama suami sendiri … huhuhu.. calonnya saja belum ada. Yo wis lah … lanjut …
. . . . . . . . . . Mencoba merangkai beberapa cita-cita besar yang sejak dulu saya impikan: ingin mendirikan usaha penerbitan, punya toko buku yang lengkap, punya perpustakaan besar dengan buku-buku super lengkap yang di dalamnya ada fasilitas internet, fotokopi, scanner, printer, audio visual . . . ingin mendirikan ‘rumah cinta’ untuk anak-anak yatim piatu, serta sekolah untuk anak-anak yang ‘kurang mampu’. (Aamiin … aamiin … Alloohumma aamiin …)
. . . . . . . . . . Menyadari beberapa sifat pribadi yang: pendiam, lebih suka menyendiri daripada di keramaian, suka hal-hal yang sederhana (minimalis) tapi berteknologi, lebih suka mengungkapkan kata-kata (hati & pikiran) lewat tulisan, terus … apa lagi, ya? (Hallo … hallo … adakah pembaca yang kenal saya? Silakan memberi testimoni …)
. . . . . . . . . . Akhirnya, saya memutuskan: untuk tahap awal saya akan menjual buku-buku islami secara online. Ya, saya rasa ini yang paling tepat buat saya. Tapi, tentu saja yang sesuai kriteria saya (tidak sembarang buku). Saya ‘kan juga punya PRINSIP. Bagi saya KERJA adalah IBADAH dan DAKWAH. So … tunggu saja tanggal mainnya. (Kapan??? Kapan??? Kapan???? Ayooo.. SEMANGAAAT…!)
Lha … terus apa hubungan curhat di atas dengan judul? O-ow!!
Awalnya, yang ada di otak saya bukan kalimat-kalimat itu. Entahlah, kok jadinya …
Maksud saya begini …
Saya suka membuat kerajinan tangan, seperti misalnya membuat boneka, lilin hias, bunga-bunga kertas, perhiasan dari manik-manik, baju yang diberi payet, dan lain-lain. Tapi saya tidak suka memilikinya. Bagi saya, pernak-pernik itu terlalu ramai. Mungkin ada juga hubungannya dengan sifat saya yang agak pemalas kalau disuruh bersih-bersih. Hehehe …
Nah … jadi begitu … ^_^
MARI KITA SAMA-SAMA BERDOA UNTUK KESUKSESAN SAYA (dan kita semua tentunya). Aamiin …
“YA RABB-KU, BERIKANLAH AKU PETUNJUK
AGAR AKU DAPAT MENSYUKURI NIKMAT-MU YANG TELAH ENGKAU
BERIKAN KEPADAKU DAN KEPADA IBU BAPAKKU,
DAN SUPAYA AKU DAPAT BERBUAT AMAL SHALIH YANG ENGKAU RIDHAI.
BERILAH KEBAIKAN KEPADAKU DENGAN (MEMBERI KEBAIKAN) KEPADA ANAK CUCUKU.
SESUNGGUHNYA AKU BERTAUBAT KEPADA-MU
DAN SESUNGGUHNYA AKU TERMASUK ORANG-ORANG YANG BERSERAH DIRI.”
[QS. Al-Ahqaaf: 15]
Yogyakarta, 12 Juli 2009