Tidak ada sesuatu yang lebih disenangi Alloh Subhaanahu wa Ta’ala dari seorang hamba, selain ketundukan, kepatuhan, ketergantungan, ketidakberdayaan, dan kepasrahan di hadapan-Nya.
Jika seorang hamba telah merasakan manisnya keimanan, dan keindahan iman itu telah menyatu dengan qalbunya, maka akan kokoh kecintaannya kepada-Nya dan selamanya tidak akan goyah oleh sesuatupun.
–Kunci Kebahagiaan, Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah–